Di Tahap Awal, Sulsel Vaksinasi 59.127 Nakes

MAKASSAR – Pada tahap awal, vaksin COVID-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel), akan diberikan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berjumlah 59/127 orang. Mereka tersebar di 24 kabupaten dan kota yang ada di Sulsel.

Pemprov Sulsel menargetkan, vaksinasi kepada puluhan ribu makes tersebut dilaksanakan selama dua bulan, yaitu Januari hingga Februari 2021. “Pada termin pertama dilaksanakan di Makassar, Maros dan Gowa. Selanjutnya, 21 kabupaten dan kota lainnya, kita akan lakukan di Februari 2021 mendatang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari, pada pencanangan vaksin COVID-19 di Sulsel, di RSKD Dadi Makassar, Kamis (14/1/2021).

Sebanyak 59.127 nakes Sulsel akan menggunakan vaksin jenis sinovac, yang didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota. Jumlah vaksin yang sudah siap digunakan sebanyak 66.640 unit. “Vaksinasi akan dilakukan di 470 puskesmas dan klinik serta 30 rumah sakit umum daerah Baik pemerintah daerah dan TNI-Polri,” jelasnya.

Vaksinasi dilaksanakan oleh vaksinator, yang telah dilatih khusus untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Jumlahnya sebanyak 1.066 orang. dr Ichsan menyebut, vaksin jenis sinovac ini telah melalui uji klinis hingga tiga kali. Serta telah mengantongi izin penggunaan dari BPOM berupa sertifikat penggunaan Darurat atau Emergency Use of Authorization (EUA) dan sertifikat halal dan suci dari MUI.

“Perlu kami sampaikan, EUA adalah izin yang dikeluarkan oleh BPOM yang diberikan dalam keadaan darurat. Oleh karenanya itu, dalam pemberian vaksin ini, diperlukan beberapa kriteria tertentu, terkait dengan penanganan terhadap yang akan mendapatkan vaksin ini,” urainya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian vaksin. Termasuk apakah penerima pernah terkonfirmasi positif atau penyintas, wanita hamil, mengalami penyakit saluran pernapasan selama tujuh hari terakhir.

Bukan itu saja, juga akan dikonfirmasi calon penerima vaksin apakah memiliki keluarga serumah, yang memiliki kontak erat dengan pasien positif ataupun dalam perawatan COVID-19, ada penyakit kelainan darah, jantung, ginjal dan pencernaan. Dengan kriteria tersebut, diharapkan setiap calon penerima vaksin dapat memberikan informasi jujur dan terbuka, terkait keadaan medisnya. (Ant)

coronaCOVID-19pandemiSulselTenaga Kesehatanvaksinasi
Comments (0)
Add Comment