Hobi Tanaman Hias, Aktivitas Rekreatif Pengisi Waktu Luang

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Tren hobi tanaman hias semakin meningkat saat pandemi Covid-19 sebagai pengisi waktu luang. Nur Amin, penghobi tanaman hias menyebut menyukai jenis bunga kertas, lantana, bonsai sentigi dan berbagai jenis tanaman bunga.

Warga Desa Gandri, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan itu mengisi waktu luang dengan merawat tanaman hias. Manfaat memelihara tanaman hias sebut Nur Amin sangat positif.

Bekerja sebagai karyawan swasta membuat ia bisa mengisi waktu luang saat libur. Aktivitas merawat tanaman tersebut menjadi peluang agar tetap melakukan aktivitas menyenangkan tanpa keluar rumah. Proses penanaman bunga melalui sistem sambung atau grafting. Sistem grafting akan membuat tanaman lebih unik.

Sebagai hobi, Nur Amin bilang kegiatan menanam bunga menjadi penghilang stres. Aktivitas fisik di luar ruangan berpotensi menjadi kegiatan olahraga yang menyenangkan. Saat proses grafting berhasil pada tanaman bunga kertas, lantana, adenium ia akan merasakan kepuasan batin. Saat hasil tanaman hias berbunga ia bisa menjualnya ke penghobi lain.

“Saya melakukan proses grafting pada tanaman bunga kertas atau bugenvil dengan warna dasar putih selanjutnya akan disambung dengan warna merah,kuning dan warna lain menghasilkan beragam warna menarik untuk penambah estetika taman jika ada yang berniat membeli saya jual,” terang Nur Amin saat ditemui Cendana News, Minggu (24/1/2021)

Proses penyambungan atau grafting dilakukan Nur Amin, warga Desa Gandri,Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan pecinta tanaman hias salah satunya bunga kertas, Minggu (24/1/2021). -Foto Henk Widi

Hobi menanam bunga unik sebut Nur Amin sekaligus meminimalisir ia bepergian. Sebagian tanaman yang telah menghasilkan bentuk, warna unik akan dijual olehnya secara online. Pembeli akan mendapatkan bunga hasil proses grafting miliknya melalui pengiriman online. Sejumlah pembeli bahkan memilih pucuk atau entres untuk penyambungan.

Bunga kertas atau bugenvil sebut Nur Amin kerap dijual dengan harga mulai Rp30.000 hingga Rp70.000. Semakin beragam warna bunga kertas yang dihasilkan harga akan semakin mahal. Selundang bunga bugenvil yang berwarna cerah semakin populer dengan tren hobi bunga hias. Memandang bunga warna warni menjadi aktivitas rekreatif di halaman rumah.

“Saat ini kreativitas di rumah dengan menanam bunga beraneka warna bisa merelaksasi pikiran setelah sepekan bekerja,” paparnya.

Iyut Wiyanto, pecinta tanaman bunga menyebut membudidayakan tanaman lantana. Bunga lantana atau lantana camara dikembangkan olehnya dengan sistem stek,cangkok dan sambung. Hobi sang istri yang menanam bunga dibantu olehnya dengan penambahan koleksi. Saat pandemi Covid-19 kegiatan merawat tanaman menjadi aktivitas menyenangkan di sela-sela pekerjaan.

Bunga lantana atau saliara sebutnya berpotensi disambung menjadi beberapa warna. Halaman yang semula gersang berpotensi menjadi sejuk,rindang dan menyegarkan mata. Penanaman lantana memakai pot,polybag sebutnya ikut membantu sumber pakan lebah madu. Selain lebah madu bunga lantana menjadi magnet bagi kupu kupu dan serangga.

“Saat pagi dan sore aroma bunga lantana dan berbagai jenis bunga hias akan menjadi pemandangan unik,” bebernya.

Hobi tanaman hias juga ditekuni oleh Vincentia, warga Desa Hatta Kecamatan Bakauheni. Tren budidaya bunga jenis aglonema, adenium, caladium dan bunga warna warni jadi pengisi waktu luang. Usai sepekan bekerja merawat bunga menjadi aktivitas menyenangkan dan merelaksasi pikiran. Merawat bunga di pekarangan sekaligus berpotensi menambah sumber ekonomi.

Sebagian tanaman bunga yang laku dijual meliputi caladium, aglonema dan anggrek. Bunga yang dijual sebutnya memanfaatkan media sosial. Sebagian bunga dijual dengan harga mulai Rp50.000 hingga ratusan ribu. Tren hobi menanam bunga saat pandemi Covid-19 sekaligus menjadi berkah. Sebab sebagian bunga yang semula tidak berharga memiliki nilai jual tinggi.

LampungLamselTanaman Hias
Comments (0)
Add Comment