Pandemi, Pemkab Mukomuko tak Izinkan Gelar Pesta Pernikahan

MUKOMUKO  – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, masih tetap tidak mengizinkan warganya mengadakan acara pesta pernikahan di tengah pandemi COVID-19 dalam upaya mencegah penyebaran virus tersebut.

“Tidak ada yang diperbolehkan, jadi warga yang mengadakan acara pernikahan di wilayah ini karena mereka sudah terlanjur tetapi pelaksanaannya mengikuti protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten, Mukomuko A. Halim, dalam keterangannya di Mukomuko, Senin (18/1).

Ia mengatakan hal itu menanggapi soal acara pernikahan yang diadakan oleh warga di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Senin, dan dihadiri oleh warga di wilayah ini.

Meskipun warga ini mengadakan acara pernikahan, katanya, rangkaian acaranya mengikuti protokol kesehatan. Tidak ada pesta di acara pernikahan ini, tidak ada musik, hanya resepsi saja.

“Mereka patuh, dan acara pernikahan ini digelar paling lama sampai pukul 14.00 WIB, mempelai laki-laki dan perempuan berada di pelaminan, orang masuk tidak ada kursi, orang menyampaikan ucapan selamat lalu pulang membawa nasi kotak,” ujarnya.

Ia mengatakan, kejadian yang sama juga terjadi dengan acara pernikahan pasangan pengantin di wilayah Bantal, Kecamatan Teramang Jaya. Tidak ada pesta, hanya resepsi, orang yang datang tidak duduk hanya menyampaikan ucapan selamat lalu pulang membawa nasi kotak.

Ia menyatakan, pemerintah melalui Satgas Penanganan COVID-19 mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan mau tidak mau menerapkan surat edaran pemerintah terkait larangan mengadakan acara pernikahan, guna mencegah penyebaran dan penularan virus corona di daerah ini.

Ia menyatakan, pihaknya bersama dengan pihak Polres dan Dandim sampai sekarang tetap menyosialisasikan surat edaran terkait larangan mengadakan acara pernikahan kepada masyarakat. (Ant)

BengkuluCovidkursipemerintahPernikahanpestaSatgas
Comments (0)
Add Comment