Penyertaan Modal Pemkot Bekasi Tahun Ini Hanya untuk Tiga Perusda

Editor: Mahadeva

BEKASI –  DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat memastikan, tiga perusahaan plat merah tahun ini mendapatkan alokasi penyertaan modal dari APBD 2021.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairuman mengatakan, di 2021 penyertaan modal bagi Perusahaan Daerah (Perusda) hanya sebesar Rp10,1 miliar.  Dana tersebut hanya diberikan kepada tiga dari tujuh perusahaan daerah milik Kota Patriot.

Ketiga perusahaan plat merah tersebut meliputi, BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah) Patriot Kota Bekasi, dengan alokasi sebesar Rp6,1 Miliar, PDAM Tirta Patriot mendapatkan sebesar Rp2 Miliar dan PD Sinergi mendapatkan alokasi Rp2 Miliar. Sedangkan BJB, PDAM Tirta Bhagasasi, PD Mitra Patriot dan PD Migas sudah di bubarkan, serta di akuisisi ke PD Sinergi. Namun demikian, PD Mitra Patriot masih mendapatkan subsidi, terkait dengan pengelolaan Bus Trans Patriot.

Pengelolaan bus trans tersebut akan mendapatkan subsidi transportasi dari Kementerian Perhubungan. Subsidi diberikan kepada Kota atau Kabupaten, yang mengelola Transportasi milik mereka sendiri. “Untuk besaran besaran subsidi, saya belum  mengetahui untuk PD Mitra Patriot. Tetapi pengajuan sudah dilaksanakan ke Kementerian Perhubungan. Tentunya subsidinya dana bantuan APBN di masukan ke PD Mitra Patriot, dan di masukan ke subsidi,” ungkap Chairoman, Selasa (26/1/2021).

Penyertaan modal untuk BPRS Syariah, dialokasikan untuk penguatan permodalan bagi UMKM. Hal tersebut sesuai amanah melalu BPRS Syariah. Sedangkan khusus PDAM Tirta Patriot, untuk memperkuat Basis Bisnis yang dijalankan. “Khususnya untuk mempersiapkan Pengelolaan Aset yang akan di serah terimakan pasca pelepasan Aset Tirta Bhagasasi,” tukasnya.

Sementara suntikan dana sebesar Rp2 miliar, bagi PD Sinergi ada bisnis baru yang dikembangkan, yakni POM Bensin (SPBU). Tambahan investasi bagi PD Sinergi, pada awalnya masih diperdebatkan. Namun demikian, dipastikan tidak menyalahi, karena sesuai amanah pembentukannya.

Lebih lanjut disebutkan, penyertaan modal diberikan setiap tahun, karena telah di anggarkan di APBD. Masing-masing BUMD memiliki istilah sendiri, misalkan konsisten dengan program. “Seharusnya sektor air bersih yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Karena PDAM Tirta Patriot merupakan kebutuhan dasar. Sampai saat ini masih 40 persen cakupannya,” tandasnya.

Diharapkan, tiga Perusahaan yang mendapatkan penyertaan modal bisa menjalankan programnya dengan baik, dan dapat melayani masyarakat kota Bekasi dalam air bersih, usaha dan Energi. “Meraka harus menyelesaikan keluhan-keluhan dari konsumen dan masyarakat. Saya juga merasa, penyertaan modal kepada PDAM Tirta Patriot belum cukup, kita ingin meningkatkan hingga 15 Miliar pertahun,” pungkasnya.

APBDbekasiJabarpenyertaan modal
Comments (0)
Add Comment