Peralatan Berbahan Bambu Dukung Sektor Produksi Usaha Kecil

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Peralatan berbahan bambu masih jadi bahan pelengkap sejumlah sektor usaha kecil. Terutama bagi produsen teri dan ikan asin untuk berbagai perlengkapan pendukung hingga nelayan bagan apung.

Mardan, produsen teri dan ikan asin di Kampung Sukamina, Lempasing, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung menyebutkan, ia membangun rumah perebusan memakai tiang, atap bambu. Alat lain berupa cekeng, sebutan lain untuk keranjang juga terbuat dari anyaman bambu tali itu berguna untuk wadah ikan dan teri.

“Peralatan berbahan bambu mudah diperoleh dari perbukitan yang ada di Kabupaten Pesawaran mendukung sektor usaha pengolahan ikan, sebagian bambu dibeli dalam kondisi utuh untuk bahan pembuatan para para untuk penjemuran ikan dan teri yang telah direbus,” terang Mardan saat ditemui Cendana News, Selasa (26/1/2021)

Mardan bilang bambu hitam dan bambu tali dibeli seharga Rp3.000 hingga Rp5.000 per batang.  Cekeng dibeli seharga Rp3.000 perbuah dan saat hasil tangkapan ikan melimpah proses perebusan ikan membutuhkan ratusan buah.

“Bambu utuh serta peralatan jadi, sangat membantu nelayan tangkap dan nelayan produksi,” cetusnya.

Santi, pengrajin bambu menyebut sejumlah peralatan produksi tradisional masih memakai bambu. Jenis bambu hitam, petung dan tali dipergunakan sebagai bahan pembuatan para-para. Sektor usaha kuliner terutama sate, sosis bakar memanfaatkan bambu yang dibelah untuk pembuatan alat penusuk.

“Bambu yang telah dipotong selanjutnya akan diserut, dibelah sesuai kebutuhan dominan untuk bahan cekeng, kurungan ayam, sangkar burung,”bebernya.

Kebutuhan bambu untuk para para penjemuran dan cekeng perebusan membantu usaha produksi teri dan ikan asin milik Mardan, warga Kampung Sukamina, Lempasing, Teluk Betung Barat Bandar Lampung, Selasa (26/1/2020). Foto: Henk Widi

Nurzaki, pemilik toko penjualan alat berbahan bambu menyebut sejumlah alat merupakan modal usaha. Ia mencontohkan alat rombong atau keranjang bambu digunakan untuk pemilik usaha jual beli buah dengan harga Rp150.000. Peminat terbanyak para pedagang di pasar yang memudahkan pengangkutan barang.

Peralatan dari bambu lain di antaranya kurungan ayam dan sangkar burung. Ia menjual kurungan ayam ukuran besar seharga Rp40.000. Sementara sangkar burung mulai Rp80.000 hingga Rp250.000.

Nurzaki juga menyebut pengolahan bambu untuk sejumlah peralatan berpotensi mendukung sektor usaha lain. Pengolahan menjadi kerajinan berbahan bambu menjadikan nilai jual lebih tinggi dan mendukung sektor usaha kecil.

Anyaman BambuLampungLamsel
Comments (0)
Add Comment