Sampah Liar di Kawasan JORR Bekasi Mulai Dibersihkan

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Sempat viral di media sosial, tumpukan sampah di lahan di samping pintu masuk Tol Lingkar Luar Timur (JORR), Kampung Caman, Kelurahan Jakasampurna dan Bintara, Kota Bekasi, mulai diangkat oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Hamparan sampah tepatnya berada di pinggir tol Jor Km 47+500, di Kampung Caman RT 5, RW 06, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Diketahui, kondisi hamparan sampah tersebut sudah lama terjadi. Bahkan, saat ini gubuk liar kian bertambah dari sebelumnya.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di lokasi sampah liar di atas lahan milik Kemenkeu di wilayah Jakasampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/1/2021). –Foto: M Amin

Sulitnya akses menuju lokasi hamparan sampah, menjadi alasan pemerintah harus memindahkan sampah liar tersbebut secara bertahap. Di samping keterbatasan unit kendaraan dan jalur untuk menjangkau lokasi terbatas.

“Untuk memindahkan hamparan sampah liar di lahan Kemenkeu tersebut ke TPA Sumur Batu, memerlukan waktu karena jalurnya sempit dan kendaraan kecil pengangkut yang terbatas. Sehingga dilakukan secara bertahap,” ungkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Rabu (27/1/2021).

Dia mengakui, jika pembuangan sampah liar di lokasi tersebut sudah lama terjadi. Begitu pun bangunan liar di sekitar lokasi lahan tersebut. Tapi, Pemkot Bekasi belum bisa melakukan apa pun, karena menyangkut kepemilikan lahan.

Untuk itu, tandasnya, sambil  melakukan pemindahan hamparan sampah liar juga akan melakukan koordinasi dengan Kemenkeu, terkait aset lahan. Apakah dibolehkan menjadi tempat transit sampah sementara sebelum dipindahkan ke TPA.

“Sekarang kami belum bisa mengelola lahan itu. Karena tidak ada kerja sama dengan pemiliknya. Tapi, sekarang nyatanya dijadikan tempat sampah liar, itu sudah terjadi tentu perlu penataan. Dan, itu akan dilakukan,”tukasnya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kustantinah, memastikan penanganan saat ini dilakukan petugas UPTD LH dengan mengangkat sampah baru yang masih ada di lokasi pinggir tol dan lokasi sampah yang masih bisa dijangkau oleh petugas.

“Lokasinya cukup sulit dimasuki armada truk sampah dan alat berat. Pengangkutan mungkin dilakukan secara bertahap,” tandasnya.

Pemkot Bekasi juga berkoordinasi dengan pemerintahan pusat untuk penanganan lokasi sampah liar ini, mengingat lahan tersebut masih dalam pengawasan Kementerian Keuangan.

Lokasi lahan pembuangan sampah liar tersebut merupakan tanah milik eks PT. Albaraya yang dalam pengawasan Kementerian keuangan seluas 22 hektare. Namun, yang menjadi titik buang sampah lebih kurang hanya sekitar 7 hektare.

Keberadaan titik sampah liar ini juga ditemukan gubuk liar pemulung. Walaupun sudah beberapa kali ditertibkan oleh aparat terkait, titik pembuangan sampah liar kembali muncul.

bekasiJabarJORRSampahTol
Comments (0)
Add Comment