Talas, Umbi Lokal Dipercaya Dapat Cegah Diabetes dan Obesitas

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Meski merupakan makanan lokal, yang kurang populer dan jarang dikonsumsi, talas atau keladi ternyata memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan tubuh. Hal itulah yang selama ini sering dimanfaatkan masyarakat pedesaan di kawasan lereng Gunung Merapi.

Seperti diungkapkan Surani salah seorang warga dusun Pager Jurang Kepuharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta. Selama ini keluarganya sudah terbiasa mengkonsumsi talas secara turun-temurun. Sebagai salah satu tanaman jenis umbi-umbian, talas yang memiliki daun berukuran lebar ini sangat mudah dibudidayakan.

Selain biasa dikonsumsi sebagai alternatif makanan pengganti nasi, talas yang kaya akan kandungan karbohidrat ini juga dipercaya mampu mengontrol kadar gula darah. Sehingga sangat baik dikonsumsi khususnya mereka para penderita diabetes.

“Talas ini cirinya daging buahnya berwarna putih. Dalam satu pohon biasanya hanya terdapat satu umbi tunggal. Masyarakat disini biasa mengolahnya dengan cara dikukus atau digoreng. Banyak yang bilang talas ini baik untuk penderita diabetes,” ungkapnya belum lama ini.

Selain mampu mencegah penyakit diabetes, talas juga dipercaya mampu mengurangi berat badan berlebih. Hal ini dikarenakan talas kaya akan kandungan serat dan pati. Tak heran banyak orang yang tengah menjalankan diet biasa mengkonsumsi talas sebagai pengganti nasi.

“Rasanya enak. Pulen. Selain mengenyangkan, talas ini juga sangat baik untuk pencernaan,” katanya.

DIYGunung Merapitalas
Comments (0)
Add Comment