Terima 1326 Vaksin Covid-19, Purbalingga Prioritaskan Nakes

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURBALINGGA — Kabupaten Purbalingga menerima vaksin sebanyak 1.326 dan pemberian vaksin pertama ini diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan (nakes). Pemberian akan dilaksanakan pada 31 titik, yaitu 22 puskesmas, 5 rumah sakit dan 4 klinik.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, drg Hanung Wikantono mengatakan, pemberian vaksin dilakukan secara bertahap dan akan dimulai Januari ini.

“Untuk tahap pertama ini, jumlah vaksin yang kita terima masih sangat terbatas, namun nantinya akan diberikan lagi pada tahap selanjutnya, yaitu sekitar Maret-April 2021,” kata Hanung saat memberikan sosialisasi vaksin Covid-19 di Aula Puskesmas Bojong, Senin (11/1/2021).

Lebih lanjut Hanung menuturkan, tujuan dari pemberian vaksin adalah untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Serta memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh dan menjaga produktivitas sehingga meminimalkan dampak ekonomi dan sosial.

Vaksin Covid-19 yang digunakan adalah vaksin sinovac. Hanung meyakinkan, vaksin tersebut aman digunakan karena sudah melalui uji klinis, mendapatkan label halal dari MUI dan saat ini tinggal menunggu izin edar.

“Rencana pelaksanaan vaksin Covid-19 di Kabupaten Purbalingga pada tanggal 18 Januari 2021, tetapi masih bisa berubah sewaktu-waktu,” katanya.

Sebagai tahap awal, vaksin diberikan untuk para nakes, kemudian akan dilanjutkan pemberian kepada kelompok usia 18-59 tahun. Untuk masyarakan usia 60 tahun ke atas, vaksin akan diberikan setelah mendapatkan informasi keamanan vaksin untuk kelompok umur tersebut.

Dari pendataan yang dilakukan, jumlah nakes yang diajukan mendapatkan vaksin yaitu sebanyak 3.768 orang, kemudian petugas publik 31.072 orang dan lansia sebanyak 133.571 orang. Untuk periode berikutnya, dilanjutkan dengan pemberian vaksin kepada masyarakat rentan sejumlah 351.280 orang dan masyarakat umum serta pelaku ekonomi sebanyak 136.031 orang.

“Data sasaran program vaksinasi diperoleh melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Kami juga menyesuaikan dengan alokasi dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Sasaran penerima vaksin akan mendapatkan notifikasi melalui SMS Blast, lalu konfirmasi atau registrasi ulang sasaran termasuk memilih tempat dan jadwal layanan. Selanjutnya sasaran akan menerima tiket elektronik bagi sasaran yang terverifikasi.

Sementara itu, salah satu warga Purbalingga, Amin mengatakan, ia merasa belum yakin untuk mengikuti vaksin, karena banyak opini yang berkembang di masyarakat tentang vaksin tersebut.

“Untungnya saya bukan termasuk kelompok pertama yang mendapatkan vaksin, jadi bisa melihat dulu dan menanyakan dampak setelah vaksin, ada yang bilang mengalami pusing, mual dan sebagainya,” tuturnya.

Jatengpurbalingga
Comments (0)
Add Comment