TP PKK di Kalteng Perkuat Pencegahan ‘Stunting’

PALANGKA RAYA – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat antisipasi dini pencegahan bertambahnya kasus stunting atau kekerdilan di daerah itu.

Ketua TP PKK Kalteng, Yulistra Ivo Sugianto Sabran, di Sukamara, Rabu, mengatakan TP PKK di wilayah setempat diminta bergerak cepat membantu anak-anak yang mendekati stunting.

“Anak-anak ini agar didata dan bisa mendapatkan makanan tambahan,” katanya saat melaksanakan pertemuan dengan TP PKK Sukamara.

Ivo berpesan kepada para pengurus maupun anggota TP PKK baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa dan kelurahan, agar anak-anak berpotensi stunting bisa mendapat pendampingan sehingga berat badan maupun pertumbuhannya normal selayaknya anak biasa.

Selain itu sosialisasi tentang pencegahan stunting juga harus terus digalakkan, guna membantu pemerintah mengentaskan permasalahan tersebut.

Sementara itu terkait kondisi pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), pihaknya mengimbau para orang tua agar meningkatkan pendampingan maupun pengawasan terhadap anak-anak.

“Anak-anak diharuskan belajar dari rumah dan cenderung menggunakan gawai. Penggunaan gawai hendaknya diatur sebaik mungkin mencegah dampak negatif,” jelasnya yang juga menjabat Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng tersebut.

Para ibu pun diminta memperhatikan hal tersebut, salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan buku bacaan kepada anak, sehingga tidak selalu terpaku kepada gawai atau gadget.

“Tinggal bagaimana para ibu menyiasati. Diketahui  kebiasaan gemar membaca di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Maka kita perlu meningkatkan kembali minat baca sedini mungkin untuk diterapkan kepada anak-anak,” tuturnya dalam rilis yang disampaikan Diskominfosantik tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Ivo juga menyalurkan bantuan berupa masker, pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita, serta bibit tanaman. (Ant)

belajarCovidGawaikaltengPKKrumahStunting
Comments (0)
Add Comment