Jepang Batasi Jumlah Delegasi Asing di Olimpiade Tokyo

JAKARTA – Pemerintah Jepang, sedang mempertimbangkan untuk membatasi jumlah delegasi, yang akan mendampingi para menteri dan pemimpin asing dalam Olimpiade Tokyo. Hal itu akan diklaim sebagai upaya meminimalisir penularan COVID-19.

Jumlah staf pendamping, akan dibatasi maksimal 11 orang per kepala negara. Sedangkan delegasi tingkat cabinet, dibatasi paling banyak lima orang. Para tamu VIP, juga akan diminta menjalani tes COVID-19 dalam kurun waktu 72 jam sebelum terbang ke Jepang, dan akan dites ulang pada saat kedatangan.

Sebelumnya media di Jepang melaporkan, pemerintah Jepang juga tengah mempertimbangkan untuk membatasi jumlah penonton Olimpiade Tokyo hingga 50 persen dari kapasitas stadion. Semuanya karena kekhawatiran risiko yang ditimbulkan akibat penularan COVID-19.

Meski jumlah kasus akibat virus corona di Jepang relatif lebih rendah ketimbang negara lain seperti Amerika Serikat, beberapa wilayah termasuk Tokyo, masih menetapkan status darurat COVID-19 sehubungan dengan munculnya gelombang ketiga pandemi di negara tersebut.

Menurut berbagai laporan, Jepang telah memutuskan menggelar Olimpiade tanpa penonton dari luar negeri. Tetapi Presiden Komite Penyelenggara Tokyo 2020, Seiko Hashimoto mengatakan, belum ada keputusan yang diambil. Keputusan terkait penonton akan ditetapkan akhir Maret nanti.

Panitia, telah berulang kali berbicara tentang tekad mereka menggelar Olimpiade di tahun ini dengan segala cara, meskipun dukungan publik rendah. Olimpiade Tokyo, yang tertunda satu tahun akibat pandemi COVID-19, dijadwal ulang penyelenggaraanya menjadi 23 Juli-8 Agustus. (Ant)

coronaCOVID-19delegasi asingJepangolimpiade Tokyo 2021pandemicpertandingan tanpa penonton
Comments (0)
Add Comment