Keindahan Sawah Detusoko Undang Kekaguman Wisatawan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

ENDE – Usai diresmikannya penggunaan Kafe Lepa Lio di Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/1/2021), pengunjung yang datang ke tempat ini meningkat.

Wisatawan datang juga ingin melihat  keindahan pemandangan sawah bertingkat di desa ini yang berada persis di sebelah bawah kafe, sambil menikmati makanan dan minuman yang disuguhkan.

“Sejak dibuka untuk umum, banyak pengunjung yang datang ingin menikmati keindahan sawah bertingkat dan berbentuk unik,” kata Ferdinandus Watu, pemilik Kafe Lepa Lio, Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT saat dihubungi Cendana News, Minggu (14/3/2021).

Pemilik Kafe Lepa Lio sekaligus Kepala Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT, Ferdinandus Watu, saat ditemui di kafenya, Minggu (14/3/2021). Foto: Ebed de Rosary

Nando sapaannya mengakui, dalam sehari bisa puluhan orang mengunjungi kafenya bahkan bisa meningkat menjadi ratusan orang saat hari libur atau hari Sabtu dan Minggu.

Dia sebutkan, pengunjung ingin bersantai menikmati makanan dan minuman sambil menikmati keindahan panaroma sawah di desanya yang sudah terkenal dan dikagumi wisatawan asing.

“Kami menyediakan spot foto menarik karena keberadaan kafe ini berlatar belakang sawah yang unik. Ini yang membuat pengunjung selalu mendatangi tempat ini,” ucapnya.

Selain sebagai kafe kata Nando, pihaknya pun menjadikan tempat tersebut sebagai pusat informasi bagi wisatawan yang ingin mengetahui destinasi wisata di desa-desa di kawasan penyanggah Taman Nasional Kelimutu.

Pihaknya pun sebut Kepala Desa Detusoko Barat ini, selalu memperkenalkan aneka kerajinan tangan yang diproduksi anak-anak muda dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Au Wula yang eksis di desanya.

“Kafe ini semacam pusat informasi terkait pariwisata baik tempat wisata, suvenir, penginapan hingga berbagai informasi lainnya yang ada di desa-desa penyanggah kawasan Taman Nasional Kelimutu,” ucapnya.

Salah seorang warga Kota Ende, Simon Welan, mengaku, tertarik mengunjungi kafe ini setelah berwisata ke Danau Kelimutu di Kawasan Taman Nasional Kelimutu sebab pemandangannya yang indah.

Simon menyebutkan, pengunjung pun bisa bersantai dan berpose di belakang kafe dengan pemandangan sawah yang indah dan tenang meskipun berada persis di Jalan Negara Trans Flores Ende-Maumere.

“Berada di kafe ini membuat kita merasa lebih tenang karena pemandangan indah sawah bertingkat yang berada di belakangnya. Pengunjung juga bisa menikmati makanan dan minuman lokal dengan harga terjangkau,” tuturnya.

DanauEndejalankafekelimutunegaraNTTpengunjungsawah
Comments (0)
Add Comment