Es Cincau Segar dan Menyehatkan

Editor: Makmun Hidayat

JEMBER — Minuman segar dan menyehatkan di Jember kerap kali banyak diminati. Seperti halnya, sajian es cincau dari bahan alami yang cocok sebagai menu hidangan buka puasa.

Es cincau yang berada di Jalan Nias Jember itu, setiap harinya sering kali dipenuhi oleh pembeli yang datang. Selain rasa cincaunya yang enak dan menyehatkan, harganya juga sangat royal.

Penjual es cincau, Nora Indah mengatakan, es cincau yang dijualnya merupakan hasil produksi sendiri, sejak pertama kali dirinya membuka usaha dagangannya pada tahun 2010.

“Cincau yang saya jual merupakan hasil dari produksi sendiri. Biasanya orang lain saat membuat es cincau, bahan cincaunya beli ke orang lain. Sedangkan saya lebih memilih produksi sendiri,” ujar Nora Indah, kepada Cendana News, di wilayah Jalan Nias IV, Kelurahan Tegal Botolor, Kecamatan Sumbersari, Jember, Sabtu (8/5/2021).

Nora Indah, saat ditemui di wilayah Jalan Nias IV, Kelurahan Tegal Botolor, Kecamatan Sumbersari, Jember, Sabtu (8/5/21). -Foto Iwan Feri Yanto

Berbekal dari bahan alami yang digunakan sebagai dasar pembuatan es cincau, Nora menyebutkan, es cincau mengandung manfaat baik untuk kesehatan, selain rasanya yang segar.

“Khasiat daun cincau sangat besar untuk kesehatan. Seperti untuk memenuhi kebutuhan serat manusia, apalagi saat ini bulan Ramadan cocok sebagai menu hidangan buka puasa. Manfaat selanjutnya yakni menjaga tekanan darah agar tetap stabil, sehingga pembuatannya pun harus menggunakan cara yang alami,” ungkapnya.

Nora mengatakan, bahan yang dibutuhkan untuk membuat es cincua cukup mudah didapatkan. “Bahan dasar yang digunakan sebagai pembuatan cincau yakni, daun cincau, gula merah, gula pasir, air, santen dan beberapa bahan rempah lainnya,” ucapnya.

Ia menandaskan, untuk menjaga kandungan manfaat yang ada pada daun cincau, cara pengelolaan tidak boleh terburu-buru. Pertama, terlebih dahulu memasak daun cincaunya, yakni masukkan ke dalam air yang belum mendidih dengan suhu api yang kecil.

“Setelah mendidih, campurkan gula merah, setelah tercampur dengan rata kemudian tuangkan santan kelapa,” ucapnya.

Tingkat kesulitan dalam pembuatan bahan utama cincau, akunya, pada tahapan yang terakhir kalinya. Di mana cincau bisa menjadi padat dan halus.

“Dalam pengelolaannya perlu memperhatikan bagaimana cincau dapat tercampur dengan rata. Karena apabila cara ngaduknya tidak rata, produksi cincau yang dihasilkan tidak halus, melainkan seperti ada bintik warna putihnya. Produksi cincau yang berhasil, warnanya hijau, teksturnya lembut juga halus,” bebernya.

Rani Puspita, salah satu pembeli mengatakan, selama memasuki bulan Ramadan, seringkali saat menjelang buka puasa, es cincau sebagai hidangan menu buka puasa.

“Es cincaunya enak, segar, tidak bikin sakit perut dan harganya murah. Kadang ada beberapa cincau rasanya kurang segar, sedangkan cincau di sini terasa enak dan lembut. Harga per porsinya hanya Rp3.500,” ucapnya.

Es CincauJatimJemberkuliner
Comments (0)
Add Comment