Tips Menghafal Al-Quran yang Mudah dan Efektif

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANDUNG — Menghafal Al-Quran merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat muslim. Meski demikian, tidak banyak orang yang bisa menghafalkan kitab suci yang terdiri dari 30 juz tersebut.

Penghafal Al-Quran sekaligus Guru Ngaji di pondok pesantren Al-Karamah Desa Mandalasari, Cikancung, Kabupaten Bandung, Ardiansyah mengatakan, menghafal Al-Quran tidak sulit, yang terpenting adalah kesabaran dan ketekunan.

“Intinya harus sabar dan tekun. Karena kalau sifat ini tidak kita miliki, pasti sulit menghafal Al-Quran,” katanya kepada Cendana News, Kamis (6/5/2021) di pondok pesantren Al-Karamah.

Ia pun menyebut, ada beberapa tips mudah menghafal. Pertama, yaitu memilih waktu-waktu emas, seperti sebelum subuh dan sesudah subuh karena waktu itu saat pikiran masih jernih dan dalam keadaan tenang.

“Ingat, kita harus berdoa sebelum menghafal supaya diberi kemudahan oleh Allah SWT,” ucapnya.

Selanjutnya, Ardi sapaan akrabnya mengimbau, agar calon penghafal mulai memilih surat di dalam Al-Qur’an yang menurutnya paling mudah.

“Cara menghafalnya dengan membaca 1 ayat di ulang-ulang sampai 20 kali. Insyaallah kita sudah bisa hafal 1 ayat sebuah surat di Al-Qur’an,” ungkapnya.

Jika sudah bisa menghafal satu surat, jangan sampai tidak lagi membaca surat yang sudah dihafal, dengan kata lain harus diulang-ulang.

“Caranya kita menbuat jadwal untuk membaca ulang surat yang sudah kita hafal. Utamakan untuk mencari tempat yang sepi supaya bisa konsentrasi dan dapat masuk ke dalam pikiran. Jalani tips ini dulu, Insya Allah akan mudah menghafal Al-Quran,” jelasnya.

Saiful, salah seorang santri di pondok pesantren itu membenarkan, bahwa tips yang disampaikan oleh Ardiansyah sangat efektif untuk mempermudah menghafal.

“Saya sudah mempraktekkannya. Alhamdulillah, dalam satu bulan saya sudah bisa hafal dua juz Al-Quran,” kata Saiful.

Menurut Saiful, poin terpenting dalam menghafal Al-Quran adalah selalu mengulang-ulangnya kembali. Pasalnya, jika tidak sering diulang, hafalan tersebut akan dengan mudah hilang.

“Kita harus akrab dengan Al-Quran, rajin membacanya dan rajing mengulangnya. Karena kuncinya menurut saya adalah dua hal itu. Tidak mungkin ada hafidz (penghafal) yang jarang baca atau mengulang-ulang hafalannya,” pungkas Saiful.

BandungJabarPenghafal Al-Quran
Comments (0)
Add Comment