TPU Ramai Peziarah, Satpol PP Kota Semarang Ingatkan Prokes

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Hari pertama Lebaran 1442 H, ribuan masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, berziarah kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota Semarang, Kamis (13/5/2021).

Keramaian mulai terlihat, selepas pelaksanaan Salat Id. Masyarakat mulai berdatangan, untuk melakukan ziarah kubur ke makam keluarga dan sanak saudara mereka.

Imbasnya, suasana TPU yang pada hari biasa relatif sepi, berubah luar biasa ramai. Peziarah juga banyak yang bergerombol, dan tak jarang ditemukan, di antara mereka, ada yang tidak memakai masker.

Tak pelak, keberadaan peziarah yang tidak menerapkan protokol kesehatan tersebut, mendapat teguran dari Satpol PP Kota Semarang yang berjaga.

“Kami ingatkan bapak ibu, untuk menerapkan prokes, jaga jarak dan tetap memakai masker. Ingat pandemi covid-19 masih ada, jangan sampai tertular karena tidak disiplin prokes,” papar Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, di lokasi.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto, di sela monitoring kegiatan ziarah kubur di TPU Bergota Semarang, Kamis (13/5/2021). Foto: Dok Satpol PP Kota Semarang

Para anggota Satpol PP yang berjaga pun terus melakukan monitoring. Sesekali mereka menghampiri dan mengingatkan peziarah, yang tidak taat prokes.

” Kita terus mengimbau kepada peziarah untuk tidak berkerumun dan tetap mengenakan masker. Karena sifatnya monitoring, jadi kita tidak memberikan sanksi, hanya mengingatkan untuk tetap disiplin prokes,” terang Fajar.

Ditandaskan, upaya monitoring tersebut menjadi salah satu upaya dalam mencegah penyebaran covid-19 di Kota Semarang.

“Di Kota Semarang, angka sebaran covid-19 ini sudah landai, maka untuk mencegah klaster baru, kita lakukan monitoring,” tambah Fajar.

Ziarah kubur menjadi salah satu tradisi yang hingga kini tetap dilakukan masyarakat, pada saat Lebaran. Termasuk di Kota Semarang. Umumnya dilakukan pada H-1 hingga H+3 Lebaran.

“Karena ini tradisi, jadi sulit untuk dilarang. Jadi kita tetap izinkan, namun dengan pengawasan yang ketat. Terutama terkait penerapan prokes,” tandas Fajar lebih lanjut.

TPU Bergota merupakan areal pemakaman terbesar di Kota Semarang, yang dikelola Pemkot Semarang. Dengan luas lahan mencapai 33 hektare, ada puluhan ribu jenazah yang dimakamkan di area tersebut.

“Monitoring tidak hanya di Bergota saja, namun juga TPU lain di Kota Semarang, yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” tegas Fajar.

Sementara salah seorang peziarah, Junaedi, mengaku datang ke TPU Bergota untuk berziarah di makam kedua orang tuanya.

“Setiap tahun selalu berziarah, terutama saat Lebaran seperti sekarang. Harapannya tentu bisa mendoakan orang tua kita yang sudah berpulang, secara langsung di makam beliau,” terangnya.

Dirinya pun menandaskan pandemi covid-19, tidak menjadi penghalang bagi masyarakat yang ingin melakukan ziarah kubur.

arealhektareJatenglebaranMakamProkesziarah. kubur. satpol
Comments (0)
Add Comment