Delapan Ruas Jalan Ditutup, Rute BRT Trans Semarang Ikut Dialihkan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Imbas penutupan delapan ruas jalan di Kota Semarang, yang akan dimulai Jumat (18//6/2021) pukul 22.00 WIB hingga 2 Juli 2021 mendatang, sejumlah rute BRT Trans Semarang mengalami perubahan.

Plt. Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setiawan di Semarang, Jumat (18/6/2021) petang. Foto Arixc Ardana

“Penutupan ruas jalan dimulai malam ini (Jumat-red), sehingga mulai Sabtu (19/6/2021), hingga berakhirnya masa berlakunya penutupan, rute BRT Trans Semarang akan kita alihkan. Rute yang dialihkan tersebut yakni koridor 3B, koridor 6 arah Undip, armada feeder 1B dan feeder 2,” terang Plt. Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Trans Semarang, Hendrix Setiawan di Semarang, Jumat (18/6/2021) petang.

Pihaknya pun mengimbau pengguna atau penumpang bus BRT Trans Semarang tidak perlu risau, sebab rute pengalihan yang digunakan tidak terlalu jauh dengan rute awal.

“Informasi selengkapnya, terkait pengalihan rute, bisa dilihat melalui akun media sosial resmi @transsemarang, yang sudah kita bagikan kepada masyarakat pada Jumat sore ini. Informasi ini juga kita harapkan bisa disebarluaskan, terutama bagi pengguna jasa Trans Semarang yang akan terdampak penutupan, sehingga mereka tidak mengalami kebingungan,” tandasnya.

Pihaknya pun mempersilahkan jika ada penumpang BRT yang membutuhkan bantuan seputar rute layanan Trans Semarang pada saat pengalihan, bisa menghubungi layanan call center di 1500094, atau Whatsapp 08112884447 mulai pukul 05.30 – 18.00 WIB.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto memastikan, pihaknya akan menutup delapan ruas jalan di Kota Semarang, mulai Jumat (18/6/2021) malam, hingga dua minggu kedepan.

“Penutupan ini, sebagai bagian dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dalam mencegah penyebaran covid-19. Upaya ini sudah pernah kita lakukan sebelumnya, saat angka covid-19 di Kota Semarang tinggi, hal serupa juga kita harapkan dapat menekan penyebaran covid-19 dengan membatasi mobilitas masyarakat,” tandasnya.

Tercatat delapan ruas jalan yang ditutup tersebut, yaitu Jalan Gemah Raya – dari Simpang Brigjend Sudiarto (Jl. Majapahit) hingga Kedungmundu Raya. Kemudian, Jalan Letjen Suprapto Kota Lama – dari Simpang Cendrawasih hingga Mpu Tantular.

Ruas lainnya di Jalan Ngesrep Timur V (Prof Sudarto) – dari Simpang Jl. Setiabudi, Patung Pangeran Diponegoro, Jalan Imam Barjo – dari Simpang Jl.Pahlawan s/d Simpang Jl. Singosari Raya. Kemudian, Jalan Klampisan Raya (Jl. Honggowongso) – dari Simpang Jl. Prof. Hamka, sampai dengan Simpang Jl. Srikaton Tengah- Jl. Gatot Subroto.

Ruas jalan keenam yang ditutup yakni Jalan Supriyadi – dari Simpang Jl. Soekarno Hatta, hingga Jl. Brigjend Sudiarto (Jl. Majapahit), lalu Jalan Lamper Tengah Raya – dari Simpang Brigjend Sudiarto (Jl.Majapahit) sampai Jl. Tentara Pelajar. Sedangkan ruas jalan ke-8 yakni Jalan Suratmo Raya – dari Simpang Abdurahman Saleh hingga Jl. Simongan Semarang.

Jatengsemarangtrans Semarang
Comments (0)
Add Comment