Miliki Beragam Manfaat, Ikan Gabus Perlu Dikembangbiakkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Ikan gabus memiliki bermacam manfaat dan nutrisi bagi tubuh. Pasalnya, ikan gabus merupakan salah satu hewan yang memiliki kandungan albumin tinggi di samping kadar proteinnya juga melimpah.

“Albumin memegang peranan penting sebagai bagian dalam protein plasma darah yang berfungsi sebagai agen pengangkut nutrisi,” ungkap Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP), Lilly Aprilia Pregiwati, melalui penyuluhan percontohan pembenihan ikan gabus untuk Kota Banjarbaru, via zoom, Senin (21/6/2021).

Lilly Aprilia Pregiwati, Kepala Pusat Pelatihan, Penyuluhan Kelautan, dan Perikanan (Puslatluh KP), saat penyuluhan budi daya ikan gabus, Senin (21/6/2021). Foto: Muhammad Amin

Dikatakan,  produk unggulan ekonomi yang penting dari ikan gabus adalah albumin. Albumin ini adalah produk suplemen kesehatan yang sudah dikembangkan oleh salah satu Poklahsar di Banjarbaru dari 2018 lalu.

“Jika dilihat dari keunggulan aspek biologi dan aspek ekonomi, selain dikonsumsi, ikan gabus juga patut untuk dikembangbiakkan,” tutur Lilly.

Ikan gabus adalah tumpuan dari salah satu usaha yang dilakukan oleh para pembudidaya, salah satunya seperti di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Produksi ikan gabus selama ini masih mengandalkan tangkapan dari alam dengan kecenderungan produksi yang semakin menurun.

“Pastinya semakin banyak orang yang minat pada ikan gabus ini, maka tentu perlu dilakukan upaya mendorong dan juga menciptakan terobosan atau inovasi kepada para pelaku utama agar bisa terus meningkatkan produksi ikan gabus,” jelas Lilly.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) telah memberikan bahan percontohan penyuluhan perikanan Pembenihan Ikan Gabus dengan Sistem Jaring Bertingkat di Kota Banjarbaru.

Kepala BRSDM KP, Sjarief Widjaja, mengharapkan, peran penyuluh dapat memberdayakan dan mendampingi masyarakat. Salah satunya dengan melalui percontohan penyuluhan budidaya ikan gabus.

“Ikan gabus ini memiliki potensi yang baik dan dapat dikembangkan melalui percontohan penyuluhan. Saya berharap para penyuluh dapat mendampingi masyarakat dalam mengembangkan budidaya ini serta memperhatikan kriteria jenis inovasi, menguasai teknis, ekonomi yang menguntungkan, dapat diterima masyarakat, dan ramah lingkungan,” ujar Sjarief.

Pembenihan dengan sistem jaring bertingkat adalah dengan melakukan perkawinan secara alami yang bersifat parental fish atau melindungi telur dari induk ikan gabus sehingga posisi induk ikan gabus berada di atas, yang akan selalu melindungi telur atau larva yang ada di bawahnya.

Sistem ini merupakan sistem baru yang belum pernah diterapkan dengan skala besar di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan percontohan penyuluhan di wilayah Kota Banjarbaru dengan bantuan benih ikan gabus dari Banyuwangi untuk mendiseminasikan teknologi kelautan dan perikanan yang tepat dan berhasil.

Hingga saat ini, upaya-upaya untuk meningkatkan produksi perikanan terus dikembangkan. Hal tersebut yang menjadikan sektor kelautan dan perikanan memiliki peranan dalam meningkatkan perekonomian di masa mendatang.

Kota Banjarbaru memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar, dengan ditandai adanya 54 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan 25 Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar)

Diketahui, BP3 Banyuwangi juga memberikan bantuan bahan dan alat praktik percontohan senilai 35 juta rupiah, salah satunya adalah 50 pasang ekor indukan ikan gabus kepada Pokdakan Aneka Mina Agro Wisata Tiga. Pemberian ini diharapkan dapat menghasilkan benih ikan gabus sebanyak 3.000 ekor di setiap kuartal.

gabusikanIndukJakartaLarvasektortelur
Comments (0)
Add Comment