Surat Kekancingan Diterima, Pemkab Gunung Kidul Siap Kembangkan Potensi Tujuh Pantai

GUNUNG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah menerima surat kekancingan, pemanfaatan tanah kasultanan atau Sultan Ground  (SG) yang terletak di tujuh kawasan pantai di daerahnya. Dengan kekancingan atau izin dari Kratomn Yogyakarta tersebut, pemkab bersiap melakukan pengembangan dalam rangka mendukung sektor pariwisata.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Harry Sukmono mengatakan, dengan diberikannya surat kekancingan tanah kasultanan (SG) kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, menjadi ada kepastian hukum yang kuat mengenai hak pengelolaan. Terlebih, dalam proses penggarapan dan pengembangan kawasan obyek wisata, khususnya tujuh kawasan pantai berstatus tanah kasultanan.

“Dalam proses penggarapan dan pengembangan yang menggunakan anggaran pemerintah, statusnya harus jelas. Kekancingan ini menjadi keuntungan bagi kami, untuk lebih serius lagi, karena sudah ada ketetapan hukumnya,” kata Harry Sukmono, Senin (14/6/2021).

Tujuh kawasan pantai, yang kekancingannya telah diserahkan ke pemerintah kabupaten adalah, Pantai Baron, Ngrawe, Nglolang, Sepanjang, Drini, Krakal, dan Siung. Di Krakal, tanah Kasultanan yang dapat dikelola oleh pemerintah seluas 14 hektare, yang ditarik dari pantai Sarangan sampai dengan Slili. Berkait dengan pengembangannya, akan dikoordinasikan lagi, karena untuk penataan kawasan ini butuh masterplan yang benar-benar matang.  Dispar disebutnya, butuh berkoordinasi secara lintas sektoral, untuk mendapatkan perencanaan yang baik. “Surat kekancingan ini akan semakin mempermudah pemerintah dalam proses pengembangan kawasan wisata,” tandasnya.

Saat ini, Pemkab Gunung Kidul tengah fokus dalam penataan kawasan Krakal, yang luasnya mencapao empat hektare. Lahan ini akan digunakan untuk relokasi kios, tempat parkir dan terminal. Dana yang turun sebanyak Rp1,8 miliar. Kemudian penataan kawasan Pantai Drini, juga akan dilakukan tahun ini, dana Rp2,8 miliar akan dimanfaatkan untuk penataan kawasan tersebut. Rencananya Juni 2021 pengerjaan akan dimulai “Kami berharap dengan kekancingan ini dapat mempermudah pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Tentunya didukung dengan geliat investasi yang masuk Gunung Kidul, khususnya kawasan pantai,” tandasnya.

Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta mengatakan, adanya plakat dan surat kekancingan  tersebut, menjadi sebuah keabsahan bagi Pemerintah Gunung Kidul, dalam mengawal tanah-tanah yang berstatus SG. “Selain itu hal tersebut sebagai bentuk langkah awal proses tata ruang sempandan pantai,” katanya.

Gunung Kidul memiliki pantai sepanjang 72 kilometer, dari timur sampai ke barat. Saat ini, sektor pariwisata menjadi magnet pertumbuhan investasi dan ekonomi masyarakat di wilayah setempat. (Ant)

DIYgunung kidulkekancinganKratonPantaisulta groundsurat izin pengelolaanwisata
Comments (0)
Add Comment