Angka Kematian Akibat Covid-19 di Sikka Tergolong Tinggi

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tergolong tinggi, yakni sebesar 2 persen atau sudah mencapai 61 orang.

“Angka kematian di Sikka akibat Covid-19 sudah tergolong tinggi hingga mencapai 2 persen,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, dr. Clara Yosefine Francis, MPH saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Sikk di Kota Maumere, Jumat (23/7/2021).

Clara menyebutkan, selain 61 orang meninggal, terdapat 10 lainnya meninggal dengan status probable hasil PCR positif sementara yang sudah sembuh sebanyak 2.841 kasus.

Ia memaparkan, sejak Rabu (21/7) dan Kamis (22/7) jumlah pasien yang meninggal meningkat di mana dalam dua hari tersebut terdapat 11 pasien yang meninggal dunia.

dr. Clara Yosefine Francis,MPH saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka di Kota Maumere, Jumat (23/7/2021). -Foto: Ebed de Rosary

“Kasus positif harian 12,69 persen, tingkat kesembuhan 79,94 persen serta angka kematian kasus sebanyak 2 persen.Angka kematian ini tergolong tinggi sebab dalam persyaratannya harusnya 0,9 persen,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, total kasus yang terkonfirmasi positif hingga Jumat (23/7/2021) sebanyak 3.554 kasus dengan rincian 652 orang masih menjalani perawatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini memaparkan, 17 orang masih dirawat di ruang isolasi RS TC Hillers Maumere dan 38 orang di IGD Covid-19 RS TC Hillers Maumere.

“Sebanyak 8 orang masih dirawat di RS Sta. Elisabeth Lela, 6 orang di RS St. Gabriel Kewapante dan di ruangan isolasi terpusat 34 orang. Juga di rumah tempat pemulihan Kelurahan Kota Baru 6 orang, Sikka Inovation Center 28 serta isolasi mandiri di rumah 549 orang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan, guna menekan peningkatan kasus Covid-19, sudah disiapkan 25 Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Sikka.

Petrus mengakui, dengan adanya rapid antigen di Puskesmas maka warga tidak menumpuk di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan di Kota Maumere.

“Apabila diketahui positif rapid antigen, maka warga bisa melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing bila tanpa gejala atau memiliki gejala ringan,” ujarnya.

Petrus menambahkan, belum adanya laporan virus Covid-19 varian baru Delta di Kabupaten Sikka meskipun di Kota Kupang sudah ditemukan kasusnya.

Dia mengakui baru ada 17 ribu warga yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dan dirinya mengimbau agar warga mendaftarkan diri di Puskesmas untuk bisa mendapatkan vaksin.

“Kita tetap menjaga diri agar jangan tertular sehingga bisa menekan naiknya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Sikka,” pesannya.

Angka Kematian Covid-19NTTSikka
Comments (0)
Add Comment