Antusiasme Vaksinasi Mahasiswa Unsoed Tinggi, Kuota 60 Habis dalam 5 Menit

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Dalam vaksin massal yang digelar Polresta Banyumas, Sabtu (31/7/2021), mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto mendapatkan alokasi 60 orang. Antusiasme mahasiswa untuk vaksinasi sangat tinggi, hanya dalam waktu 5 menit pendaftaran vaksin, kuota 60 sudah habis.

Dosen FISIP Unsoed, Tri Wuryaningsih di Unsoed, Sabtu (31/7/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Dosen FISIP Unsoed, Tri Wuryaningsih mengatakan, sejauh ini mahasiswa memang belum banyak yang terjangkau vaksin. Untuk kuota khusus baru diberikan dua kali, yaitu pertama di Kodim 0701/Banyumas sebanyak 45 orang dan hari ini dari Polresta Banyumas sebanyak 60 mahasiswa.

“Pelaksanaan vaksinasi di Aula FISIP Unsoed dan penyelenggaranya dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan yang mengatur dari BEM Unsoed. Kalau untuk pelaksana, dokter dari Polresta Banyumas,” kata Tri Wuryaningsih, Sabtu (31/7/2021).

Menurut Tri Wuryaningsih, pihaknya memang sengaja mengusulkan agar mahasiswa turut mengambil peran dalam pelaksanaan, supaya mereka memahami prosedur vaksinasi, bagaimana menerapkan protokol kesehatan (prokes), mengatur supaya tidak sampai terjadi kerumunan dan sebagainya, sehingga tumbuh empati.

“Kebetulan Aula FISIP Unsoed ini luas dan jumlah yang menjalani vaksinasi tidak terlalu banyak, sehingga memudahkan untuk pelaksanaan,” tuturnya.

Terkait vaksinasi di kalangan mahasiwa, Tri Wuryaningsih mengakui jika masih sangat minim. Beberapa mahasiswa memang ada yang mengikuti vaksinasi massal yang diadakan Pemkab Banyumas ataupun pihak lain, namun jumlahnya tidak banyak, karena kuota memang terbatas. Sementara vaksin yang khusus untuk mahasiswa juga belum pernah ada.

“Memang ada skala prioritas untuk pemberian vaksin, pertama dari tenaga kesehatan, kemudian petugas pelayan publik, wartawan dan lainnya. Kita saja para dosen saat ini belum selesai semua divaksin,” katanya.

Terkait BEM Unsoed yang sudah berhasil melaksanakan vaksin dengan penerapan protokol kesehatan yang tertib, Tri Wuryaningsih berharap, pada program vaksinasi berikutnya mahasiswa bisa diberikan kuota kembali yang lebih banyak. Sebab, pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ini, salah satu syaratnya adalah mahasiswa sudah menjalani vaksinasi.

Sementara itu, Presiden BEM Unsoed, Fahrul Firdausi mengharapkan program tersebut dapat dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak peserta.

“Ini jadi pelajaran bagi kami, bagaimana menggelar vaksin yang tertib dan mematuhi prokes di tengah pandemi Covid-19. Semoga saja ke depan, teman-teman mahasiswa lebih banyak mendapat kesempatan untuk vaksinasi,” katanya.

BanyumasCOVID-19Jatengvaksinasi
Comments (0)
Add Comment