Olahraga Petanque Makin Berkembang di Jember

JEMBER – Olahraga Petanque kini makin digemari masyarakat di Jember, Jawa Timur. Olahraga melempar bola besi yang mengandalkan kekuatan tangan ini juga disukai anak-anak.

Riki Suhermanto, Ketua Federasi Olahraga Pentaque Indonesia (FOPI) Jember, mengatakan olahraga petanque secara resmi ada dan berkembang di Jember sejak 2019. Secara resmi, cabang olahraga petanque berada di bawah naungan organisasi FOPI Nasional.

“Organisasi FOPI mulai berdiri secara nasional sejak 2015,” ujar Ketua FOPI Jember, Riki Suhermanto, kepada Cendana News di Patrang, Jember, Jumat(23/7/2021).

Riki mengatakan, olahraga petanque merupakan olahraga yang memainkan bola besi. Tentu, cara memainkannya agak berbeda dengan permainan olahraga bola pada umumnya.

Riki Sohermanto di Patrang, Jember, Jumat (23/7/2021). –Foto: Ist.

“Permainan olahraga petanque ini cukup unik. Para atletnya dilatih untuk sabar dan memiliki insting yang kuat. Jadi, cara bermainnya menggunakan insting dan ketapatan sasaran,” ungkapnya.

Menurut Riki, permainan olahraga petanque merupakan permainan tradisonal yang berasal dari Perancis. Petanque mulai dimainkan secara modern pada 1907, dan mulai berkembang di Indonesia sejak 2011.

“Indonesia mulai resmi mengenal olahraga petanque pada saat menjadi tuan rumah Sea Games pada 2011. Sejak itu olahraga petanque mulai berkembang di Indonesia,” jelasnya.

Riki menambahkan, FOPI Jember sedang berupaya memperkenalkan olahraga petanque lebih luas lagi ke sekolah yang ada di Jember. Kebetulan, seluruh pengurus FOPI berlatar belakang guru olahraga di berbagai sekolah di Jember.

“Saat ini sudah ada tiga sekolah yang menjadikan olahraga petanque sebagai ektrakulikuler, yakni SDN Baratan 03, SDN Jember Lor 03, dan SMA Baitul Arqom Balung,” jelasnya.

Untuk lebih mengenalkan olahraga petanque, Riki yang merupakan seorang guru olahraga di SDN Baratan 03 mengatakan, FOPI Jember bertekad untuk menjadi tuan rumah venue pertandingan petanque untuk Porprov yang ditunda pada 2022 mendatang.

Nizam Ardi, siswa kelas 6 SD Baratan 03, mengaku senang dengan olahraga petanque. Olahraga yang dimainkan berbeda dengan olahraga pada umumnya. Para pemain dituntut untuk melemparkan bola besi ke arah bola kayu sampai paling dekat.

“Saat kita melempar bola besi itu, kaki kita berada di dalam lingkaran kecil, di mana posisi kaki dalam keadaan rapat. Jadi, yang digunakan benar-benar kekuatan tangan untuk melempar bola besi mendekati sasaran,” ucapnya.

BesibolaJatimJemberPetanque
Comments (0)
Add Comment