Kota Jambi Mulai Menerapkan PPKM Level 4

JAMBI – Satuan Tugas COVID-19 Kota Jambi, mulai Minggu (22/8/2021) pukul 00.00 WIB, menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Pemkot Jambi mulai melakukan penyekatan pintu-pintu masuk menuju daerah itu.

“Ada 400 pasukan yang mengawal penerapan PPKM level 4 di Kota Jambi dari 23 sampai 29 Agustus 2021, terdiri dari pasukan penyekatan, pasukan patroli, dan pasukan-pasukan organik lainnya,” kata Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, Minggu (22/8/2021).

Penerapan PPKM level 4 di Kota Jambi dilakukan, untuk menekan laju penularan kasus aktif dan angka konfirmasi COVID-19. Penyekatan dilakukan dengan membatasi mobilitas warga untuk keluar masuk Kota Jambi, dan membatasi kegiatan sosial ekonomi masyarakat setempat.

Selama penerapan PPKM level 4, sejumlah aktivitas sosial masyarakat ditutup sementara waktu. Di antaranya, kegiatan belajar mengajar, hiburan malam, usaha non-esensial meliputi toko pakaian. hingga showroom kendaraan bermotor. Selain itu, warung internet, kegiatan olahraga mandiri di dalam ruangan, area publik, kegiatan seni budaya, sosial kemasyarakatan, resepsi pernikahan dan akad nikah, hajatan masyarakat, rapat, seminar, wisuda, dan pertemuan dalam skala besar, juga dibatasi.

“Pemerintah dari tingkat kelurahan, kecamatan, bhabinkamtibmas beserta polsek dan koramil sudah mulai membagikan sembako sebanyak 30.000 paket kepada masyarakat yang terdampak penerapan PPKM level 4, Dinas Sosial Kota Jambi juga telah menyiapkan cadangan 1.100 paket sembako untuk masyarakat yang tidak terdata,” kata Syarif Fasha.

Selama penerapan PPKM level 4, pelaku perjalanan domestik wajib menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama. Sedangkan penumpang pesawat, wajib menunjukkan hasil PCR H-2 dengan hasil negatif dan pengendara kendaraan bermotor wajib menunjukkan hasil tes cepat antigen H-1 dengan hasil non-reaktif. Penyekatan tersebut dilakukan di 24 titik ruas jalan masuk Kota Jambi. (Ant)

 

coronaCOVID-19JambiKota JambipandemipenyekatanPPKM Level 4
Comments (0)
Add Comment