Memanfaatkan Sekam Jadi Bahan Pupuk dan Media Tanam

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Sekam atau kulit padi yang terpisah setelah proses penggilingan beras, bukanlah sekadar benda yang tak bermanfaat atau sebatas limbah yang harus segera dibuang begitu saja. Namun sebaliknya, justru bisa diolah di antaranya menjadi bahan untuk pupuk maupun media tanam.

Bagi Ahmad Tarmisi Sairan (46), warga Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekam adalah benda yang sangat bermanfaat, karena bisa diolah menjadi bahan pupuk dan media tanam.

“Jadi kerjaan saya ya datang ke tempat-tempat penggilingan beras, minta atau kalau perlu saya beli sekam dari mereka. Dari pada dibuang, mending saya manfaatkan jadi media tanam,” ujar Sairan di Desa Mandalasari, Cikancung, kepada Cendana News, Rabu (15/9/2021).

Sairan mengatakan, sudah mengolah sekam menjadi media tanam sejak akhir tahun 2019 lalu. Dan ia mengaku senang, karena selain memanfaatkannya, ia juga bisa sekaligus membantu menjaga lingkungan.

Ahmad Tarmisi Sairan, warga Desa Mandalasari, saat ditemui, Rabu (15/9/2021) di tempat pengolahan sekam miliknya. -Foto Amar Faizal Haidar

“Tidak sedikit loh tempat-tempat penggilingan beras yang membuang begitu saja sekamnya. Ini kan malah jadi sampah, yang ikut mencemari lingkungan. Jadi saya sih bersyukur bisa memanfaatkan sekam,” tandas Sairan.

Adapun proses pengolahan sekam sendiri relatif sederhana, cukup dengan dibakar saja hingga matang, yang ditandai dengan warna sekam yang menghitam, kemudian setelah itu disiram.

“Jadi cuma bakar dan siram saja. Nah yang penting itu kita harus punya tempat bakarnya, harus jauh dari permukiman, biar tidak ganggu masyarakat, karena kan asapnya ngebul. Kebetulan saya punya tempat yang cocok untuk membakarnya,” jelas Sairan.

Lebih lanjut Sairan mengatakan, saat ini ia bisa memproduksi pupuk sekam hingga 500 karung ukuran 8 kilogram dalam satu bulan. Menurutnya, peminat pupuk sekam semakin meningkat.

“Sebagian ada yang saya pakai buat di kebun sendiri, tapi sebagian besarnya saya jual. Makin banyak yang suka, karena sekarang budidaya tanaman hias makin berkembang. Sekam ini cocok untuk media tanam tanaman hias,” ungkap Sairan.

Di tempat yang sama, Dadang, petani asal Cikancung juga mengatakan sekam padi memiliki kelebihan sebagai media tanam, antara lain mampu menahan nutrisi lebih lama.

“Sekam pun bisa memperbaiki struktur tanah. Saya pernah membuka salah satu polybag tanaman cabai saya yang menggunakan sekam, ternyata akarnya sangat banyak dan merambat ke berbagai arah,” tuturnya.

Ia menambahkan, jadi memang sekarang ini dianjurkan sekali buat petani menggunakan sekam sebagai campuran pada media tanam. “Karena manfaatnya banyak sekali,” pungkas Dadang.

Jabarkabupaten bandungPupuksekam padi
Comments (0)
Add Comment