Banyumas Operasikan Lima Bus Wisata Gratis Dongkrak Jumlah Kunjungan

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Selama hampir satu tahun ini tempat wisata di Kabupaten Banyumas mati suri, terlebih saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang mengharuskan semua tempat wisata tutup total. Kini, dalam upaya mendongkrak kunjungan wisatawan, Kabupaten Banyumas akan mengoperasikan lima bus wisata gratis.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan lima bus pariwisata tersebut sudah siap untuk dioperasionalkan. Hanya saya, pihaknya masih menunggu Kabupaten Banyumas turun level PPKM, dari level 3 ke level 2.

“Aturan pada level 3, hanya tempat wisata tertentu yang diperbolehkan beroperasi, sehingga untuk mengoperasikan bus wisata gratis, kita tungg Banyumas turun dulu ke level 2,” jelas Bupati, Minggu (17/10/2021).

Menurut Bupati, minggu depan saat evaluasi level PPKM, pihaknya optimis bisa turun level. Mengingat selain penambahan kasus positif Covid-19 yang terus menurun, angka kematian juga menurun dan vaksinasi sudah mengjangkau lebih dari 50 persen warga Banyumas.

“Hari Senin (18/10/2021) besok kita evaluasi status level PPKM, dan jika Banyumas levelnya menurun menjadi level 2, maka bus pariwisata gratis akan langsung kita operasikan,” terangnya.

Hanya saja, lanjut Husein, untuk sementara waktu pengoperasian bus wisata gratis hanya pada akhir pekan, yaitu hari Sabtu dan Minggu. Untuk jalur bus wisata gratis, akan dimulai dari Alun-Alun Banyumas yang terdapat wisata museum wayang Sendangmas, kemudian melalui jalur Kecamatan Sokaraja dan ada pemberhentian, berlanjut ke kawasan sekitar Sungai Serayu yang terdapat wisata dermaga, lalu masuk ke Kota Purwokerto.

Pemberhentian bus wisata gratis di Kota Purwokerto akan dilakukan di Alun-Alun Purwokerto, kemudian menempuh jalur melalui depan Taman Bale Kemambang dan berlanjut hingga ke kawasan Baturaden. Untuk jam operasional bus wisata gratis akan dimulai pagi hingga sore hari. Mengingat jumlahnya yang baru lima bus, maka untuk jeda waktu menunggu, diperkirakan sekitar satu jam.

“Jalur yang dilalui bus adalah jalur-jalur yang melewati tempat wisata di Banyumas. Jika menara pandang sudah jadi, maka titik henti di Kota Purwokerto akan dilakukan di lokasi tersebut dan jalur depan Bale Kemambang juga tetap dilalui, meskipun proses pembangunan belum jadi, karena tujuan kita adalah mengenalkan tempat-tempat wisata di Banyumas,” terang Husein.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, mengatakan bus pariwisata modelnya seperti bus Buy Tre Service (BTS) yang saat ini sudah banyak diopersionalkan di wilayah Banyumas. Daya tampung bus tersebut sekitar 20 orang lebih.

“Sesuai dengan namanya, bus wisata gratis, maka bus ini hanya akan berhenti pada tempat-tempat wisata dan memang dikhususkan untuk warga yang ingin berkunjung ke tempat wisata,” tuturnya.

Banyumasbus wisataJatengPurwokerto
Comments (0)
Add Comment