Cakupan Vaksinasi di Banyumas Sudah Mencapai 59,3 Persen

Editor: Maha Deva

PURWOKERTO – Cakupan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), saat ini sudah mencapai 59,3 persen. Peningkatan yang sangat cepat ini, karena Banyumas selalu rutin menggelar vaksinasi massal, yang digelar setiap minggu.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, untuk minggu lalu mulai 18 hingga 23 Oktober, dilaksanakan vaksinasi massal dengan kuota per-hari 1.300 dosis. Vaksin yang digunakan pada minggu ini adalah sinovac.

Pada minggu sebelumnya, mulai 12 hingga 16 Oktober, juga dilaksanakan vaksinasi massal dengan kuota 3.500 dosis dan yang digunakan vaksin astrazeneca. “Vaksinasi massal terus kita lakukan setiap minggu, dan kita juga berupaya untuk terus menambah stok vaksin,” katanya, Minggu (24/10/2021).

Bupati Achmad mengatakan, di setiap kegiatan vaksinasi yang melibatkan banyak orang, tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Sehingga dipilih lokasi yang luas, seperti GOR Satria, supaya masyarakat yang datang tetap bisa menjaga jarak. “Untuk penggunaan masker jelas wajib, begitu pula untuk cuci tangan sebelum masuk ke lokasi. Kita selalu tekankan untuk menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai vaksinasi sebagai upaya pencegahan justru menjadi tempat penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Hingga akhir Oktober ini, beberapa titik yang dijadikan lokasi vaksinasi di Kabupaten Banyumas diantaranya, GOR Satria Purwokerto, Porlesta Banyumas, kantor BKKBN, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan beberapa rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, meskipun program vaksinasi gencar dilakukan, namun stok vaksin di Kabupaten Banyumas masih tersedia dan mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi hingga akhir Oktober ini. Saat ini tercatat masih tersedia 127.590 dosis vaksin.

Jenis vaksin yang tersedia ada empat macam, sinovac, moderna, astrazeneca dan phizer. Yang paling banyak tersedia vaksin pfizer sebanyak 82.701 dosis. Kemudian vaksin sinovac masih tersedia stok 28.810 dosis, astrazeneca tersedia 15.920 dosis dan vaksin moderna ada 168 dosis.  “Stok vaksin kita masih aman dan mencukupi, sehinga program vaksinasi massal yang pendaftarannya melalui website vaberaya.banyumaskab.go.id masih terus kita lakukan, setiap harinya rata-rata 1.300 dosis,” terangnya.

Program vaksinasi sudah terbukti mampu menurunkan angka positif COVID-19 di Banyumas, sehingga diharapkan masyarakat tidak ada lagi yang ragu untuk menjalani vaksinasi. Dari data Dinkes Banyumas, saat ini tercatat kasus positif aktif COVID-19 tinggal tersisa 31 orang.

Dari jumlah tersebut, yang menjalani perawatan di rumah sakit ada 13 orang, kemudian yang menjalani isolasi mandiri ada 13 orang dan isolasi terpusat ada lima orang. “Untuk Oktober sampai dengan Sabtu (23/10/2021), penambahan kasus positif COVID-19 ada 118 orang, dan untuk yang meninggal dunia total ada 16 orang. Untuk angka kesembuhan juga terus meningkat, sudah sampai 94,3 persen, artinya program vaksinasi memang sangat bermanfaat dan efektif untuk menekan angka Covid-19,” pungkasnya.

BanyumascoronaCOVID-19JatengpandemivakisnasiVaksinasi Covid-19
Comments (0)
Add Comment