Kasus Positif Covid-19 di Banyumas Tersisa  40 Orang

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas terus mengalami penurunan yang signifikan, dari data terakhir, saat ini tinggal tersisa 40 orang yang positif Covid-19. Sehingga angka reproduksi juga menurun sampai dengan 0,82 persen.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, 40 orang positif Covid-19 tersebut saat ini yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) ada 15 orang, isolasi mandiri 18 orang dan isolasi terpusat sebanyak 7 orang.

“Hari kemarin hanya ada penambahan satu kasus positif Covid-19 dan total yang tersisa tinggal 40 orang yang masih terkonfirmasi positif. Kondisinya bagus dan angka kesembuhan kita juga terus meningkat,” jelas Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, Kamis (21/10/2021).

Lebih lanjut Sadiyanto menjelaskan, selama bukan Oktober, hingga tanggal 20 Oktober kemarin, kasus positif Covid-19 di Banyumas hanya ada 115 orang. Sedangkan untuk angka meninggal dunia total ada 14 orang.

“Angka kesembuhan meningkat, saat ini sudah mencapai 94,29 persen, sedangkan untuk kematian pada angka 5,59 persen dan untuk posivity rate 0,8 persen, sehingga Banyumas sudah turun level menjadi level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Covid-19,” terangnya.

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor  53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di level 3, 2 dan 1 wilayah Jawa dan Bali, untuk posivity rate di bawah 5 persen, maka hanya perlu dilakukan testing kepada 1 orang per minggunya.

Target testing mingguan minimal tersebut, harus dipenuhi oleh kabupaten/kota. Sedangkan untuk tracing dilakukan sampai dengan 15 orang kontak erat untuk tiap kasus Covid-19. Dan untuk treatment dilaksanakan sesuai dengan tingkat gejalanya, di mana hanya pasien  dengan gejala berat  dan kritis yang perlu mendapat perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein menyampaikan,  terkait turunnya Banyumas ke level 2 PPKM, maka seluruh tempat wisata sudah diperbolehkan untuk buka. Namun, untuk jumlah pengunjung masih tetap dibatasi dan tempat wisata juga harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sudah diperbolehkan buka seluruh tempat wisata di Kabupaten Banyumas, namun saya tekankan, bahwa protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Memakai masker itu aturan wajib bagi pengunjung, kemudian mencuci tangan sebelum masuk ke lokasi dan tetap menjaga jarak saat berada di tempat wisata. Jangan sampai karena mengabaikan protokol kesehatan, kemudian kita menjadi naik level lagi, ini akan sangat merugikan banyak pihak,” pesan Husein.

Banyumasbupati banyumasDinkes BanyumasKasus COVID-19PPKM
Comments (0)
Add Comment