Siaran Digital Tumbuhkan Industri Konten

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyakini siaran televisi terestrial digital bisa berdampak positif pada pertumbuhan industri konten.

“Menumbuhkan industri konten, akan makin banyak program-program yang bervariasi melalui siaran televisi digital,” kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti, saat webinar “Bali Siap ASO”, Kamis (2/12/2021).

Penghentian siaran televisi terestrial analog ini akan melibatkan sekitar 697 lembaga penyiaran yang bersiaran terestrial. Kominfo mencatat, ada 44,5 juta rumah tangga yang menyaksikan siaran analog.

Migrasi siaran televisi terestrial dari analog ke digital sangat penting, karena akan berdampak pada efisiensi penggunaan spektrum frekuensi, efisiensi infrastruktur pada industri penyiaran dan efisiensi untuk meningkatkan kualitas siaran.

Kominfo juga melihat, siaran televisi terestrial digital bisa mempertahankan keberagaman kepemilikan. Hal yang tidak kalah penting, migrasi ke siaran digital akan memberikan dividen digital yang bisa digunakan untuk internet broadband, dan sistem peringatan kebencanaan.

digitalDKIJakartaKominfokontenSiaran
Comments (0)
Add Comment