Polri Datangkan Saksi Ahli Selidiki Dugaan Penangkapan Lumba-lumba

PACITAN – Aparat Kepolisian Resor Pacitan mendatangkan sejumlah saksi ahli dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Wilayah Kerja Jatim-Bali serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, guna menyelidiki kasus penangkapan tujuh ekor lumba-lumba di Perairan Pacitan.

“Pemeriksaan terhadap juru mudi dan 23 ABK (anak buah kapal) sudah selesai. Semua memberi kesaksian, bahwa lumba-lumba tersebut (tanpa disengaja) tersangkut jaring ikan,” kata Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono di Pacitan, Jawa Timur, Senin (10/1/2022).

Penyelidikan kasus dugaan penangkapan lumba-lumba diduga jenis long-beaked dolphin atau spinner dolphin itu masih akan dilanjutkan dengan mendatangkan saksi ahli dari otoritas terkait.

Selain mengajak para ahli untuk menganalisa dan mengevaluasi seluruh bukti petunjuk yang ada, penyidik ingin mengetahui ada/tidaknya zona penangkapan ikan di wilayah Perairan Pacitan.

“Kalau ada, kami perlu tahu berdasar keterangan saksi ahli ini apakah mereka (para nelayan terperiksa) berada di zona penangkapan ikan atau zona konservasi yang tidak boleh dilakukan aktivitas penangkapan ikan,” lanjut Wiwit.

JatimLumba-lumbanelayanPacitanpolisi
Comments (0)
Add Comment