Pengisian e-HAC Jadi Syarat Wajib Pemudik Moda Transportasi Udara

Admin

Adapun syarat bagi pemudik untuk memperoleh status kelayakan terbang, antara lain:

  1. Pemudik dengan jenis moda transportasi udara yang telah melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib melakukan tes. Baik antigen maupun RT-PCR untuk memenuhi syarat kelayakan terbang. e-HAC akan menilai kelayakan terbang berdasarkan hasil tes tersebut.
  2. Jika sudah melakukan vaksinasi primer hingga dosis kedua, wajib melengkapi syarat mudik dengan keterangan hasil negatif tes antigen, maksimal 124 jam atau tes RT-PCR maksimal 324 jam sebelum keberangkatan.
  3. Pemudik yang baru vaksinasi satu kali, wajib menunjukkan dokumen hasil tes RT-PCR maksimal 324 jam sebelum keberangkatan.
  4. Pemudik dengan komorbid (penyakit penyerta) yang tidak dapat melakukan vaksinasi harus menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah. Dan, hasil tes RT-PCR maksimal 324 jam.

Aturan pengisian e-HAC ini tidak wajib bagi anak berusia 6 tahun ke bawah. Juga tidak wajib melakukan tes antigen atau RT-PCR sebagai syarat perjalanan.

Chief of DTO Kemenkes RI Setiaji, mengatakan pemberlakukan pengisian e-HAC sebagai syarat mudik juga akan berlaku pada seluruh moda transportasi.

“Hal ini akan berlaku setelah dirjen di kementerian terkait mengeluarkan surat edaran yang mengaturnya,” ujar Setiaji.

Setiaji berharap, penerapan syarat pengisian e-HAC bisa mempermudah masyarakat dan petugas dalam proses pengecekan kelayakan perjalanan.

Dia mengatakan, syarat pengisian e-HAC ini untuk menyederhanakan dan mempercepat proses pengecekan kelayakan perjalanan oleh petugas.

“Sehingga tidak ada penumpukan antrean penumpang saat pemeriksaan,” kata Setiaji.

#Lebaran2022eHACJakartamudik
Comments (0)
Add Comment